Cerita Sepeda

IMG_3211
Salah satu pojok kota Copenhagen

Inget waktu transit di Copenhagen sebelum saya terbang ke Iceland. Cuma sehari semalem, tapi saya jatuh cinta dengan suasana kotanya. Bukan karena bangunan tua indahnya saja, tapi saya terhipnotis dengan banyaknya sepeda dan melihat dengan super nyaman warganya bersepeda kemana saja. Sebenarnya saya sudah lihat sejak di Amsterdam budaya bersepeda ini, tapi entah mengapa apa yang saya lihat di Copenhagen berbeda.

Sudah minggu ke 4 saya berada di Canberra untuk ikut Summer School di Australian National University. Saya terbang ke sini, 2 minggu setelah perjalanan saya keliling Eropa tepatnya. Saya dan rekan kerja saya menyewa sebuah apartemen di daerah Lyneham, sekitar 5km dari uni. Jauh?ga juga. Kami menyewa sebuah apartement lewat airbnb.com yang cukup bagus dan lengkap fasilitasnya. Yang saya suka adalah mereka menyediakan 2 buah sepeda. Horeeee!!!

IMG_3393
Sepeda yang disediain di apartement

Ternyata budaya disini orang-orangnya suka bersepeda kmana saja. Mau pake kostum apa aja ke tempat tujuan kamu, kamu ga akan malu buat bersepeda di sini. Sering banget liat setelan ga matching ke kantor, dengan kemeja berdasi tapi celananya, celana pendek. Tapi itu biasa banget di sini! :D. Kadang kalo ketemu saling senyum, ih ramah-ramah banget kan?? Apalagi kalo ganteng yang senyum #eaaa *keplaksendal*

Bahkan bike path dari apartement ke uni cukup dekat dan bagus, melewati hutan kota eh taman kota yang hijau. 5 km ditempuh dalam 15-20 menit bersepeda santai. Ah seperti mimpi yang terwujud saat saya ngayal di Copenhagen rasanya. Bahkan jam berapapun bersepeda di sini, aman! Pernah pulang jam 12 malem (bahkan pernah lebih malem eh menjelang subuh) dari acara bbq di rumah seorang temen, ga ada takut sama sekali, walau setengah sadar ga sadar pas pulang. 😀 Karena rutenya jelas, saya pun ga nyasar.

Yang saya suka adalah rute bersepeda mengelilingi Lake Burley Griffin, sebuah danau buatan ditengah kota yang sangat indah. Kalo weekend saya bersepeda di sini, selain bersepeda biasanya ada juga yang lari, sekedar jalan sehat, yoga dipinggir danau, kayaking, mancing, bahkan berenang dan banyak kegiatan yang menyenangkan lainnya. Rutenya sekitar 28-30km untuk satu loop penuh. Nah ini pun sama, pemandangannya indah. Kalo beruntung bisa nemu kangguru. Ini jadi hobi banget selama di sini tiap minggunya datangin tempat ini. Dan tiap sore 10 km keliling sekitar apartement. 😀

Bersepeda di sini tentunya harus mengikuti peraturan dan rambu yang ada. Harus pake helm dan lampu kalo malam hari. Jangan lupa lambaikan tangan kalo mau belok, kasih tanda kanan kalo mau ke kanan dan sebaliknya. Tetap ada di bike path kalo di jalan utama juga atau keep left jika tidak ada garis bike path. Di sini, dimanapun ada parkiran sepeda. Kalo ga ada anda boleh parkir ditiang yang aman, tapi jangan lama-lama ditinggalin. Karena sepeda yang ditinggal lama, akan diamanin oleh bapak pamong praja di sini (menurut yang saya baca di buku panduan apartement). Jangan lupa digembok juga, agar tetep aman!

Ah coba yang banyak di Bandung bukan motor, tapi sepeda. Dengan bike path yang bagus juga. Pasti menyenangkan!Ngayal juga di site disediain bike path dari Camp Pelangi ke Permata. Saya ga akan ngomel karena nungguin shuttle bus yang kadang lama datangnya. 😀 Saya beli sepeda sendiri juga, ga akan minta perusahaan. 😛

Kamu suka bersepeda?

 

 

 

 

New Zealand vs Iceland (Versi Saya)

  

Tahun ini, saya merasakan autumn di bagian dunia yang berbeda. Sekitar akhir April hinggal awal Mei saya merasakan autumn di New Zealand dan baru saja 10 hari lalu saya mengakhiri perjalanan autumn di Iceland. Akhirnya 2 tujuan impian saya lengkap tahun ini. Cita-cita jadi geologist geothermal memang ga kesampaian, tapi berkunjung ke negara impian para geologist geothermal terpenuhi. Dulu hanya bisa liat dari slide kuliah tentang negara-negara ini tapi tahun ini, Puji Tuhan! kaki sudah menjejak di kedua negara.
Berawal dari ajakan Mba Bijo, saya mengiyakan dan ga pake pikir panjang untuk mengiyakan pergi ke Iceland berburu Aurora! 

Ketika kita mulai road trip, obrolan saya dengan Mba Bijo membawa memori saya tentang New Zealand (maklum masih bekum move on dari New Zealand). Karena kita pernah sama-sama jalan ke New Zealand, kita berpendapat bahwa Iceland dan New Zealand punya banyak kesamaan.

Baiklah, sebenernya New Zealand dan Iceland itu serupa tapi tak sama. Mungkin kata-kata tersebut yang bisa menggambarkan dengan tepat maksud saya, tapi ijinkan saya membahas kemiripannya tersebut.

Selamat menikmati New Zealand vs Iceland versi saya ini.

  1. Letaknya di ujung dunia

  

Kedua negara ini dipisahkan oleh jarak 17,186 km. Yang satu dekat dengan Kutub Utara dan yang lainnya dekat dengan Kutub Selatan. Bisa dibayangkan iklim dan cuaca kedua negara ini seperti apa. 🙂

Keduanya memiliki kemiripan tapi dengan drama alam yang beda. Dan jangan tanya juga, akibat jarak yang jauh, anda harus merogoh kocek agak dalam untuk menuju negara-negara ini, tapi banyak cara untuk menyiasati biaya besar dalam mengunjungi negara-negara ini. Saya akan bagikan nanti tentang Iceland, kalo untuk NZ rasanya sudah pernah saya bagikan sebelumnya.

  1. Negara Teraman dengan tingkat bahagia tertinggi di Dunia

  

Kedua negara ini masuk dalam urutan tertinggi sebagai negara teraman di dunia, ditambah lagi kedua negara ini masuk ke dalam urutan negara dengan penduduk yang memiliki tingkat kebahagian tertinggi di dunia. Bayangkan dengan alam yang indah, polusi yang sangat minim, pemerintah yang tingkat korupsinya rendah, rasanya tidak ada alasan lagi mengapa kedua negara ini mutlak masuk dalam peringkat tertinggi negara teraman dengan penduduk terbahagia di dunia.

  1. Keindahan Alam yang UNSPECTACULAR

  
Ini hanya istilah saya sendiri sebenernya untuk menggambarkan keindahan alam kedua negara yang rasanya tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata. Jujur saja istilah ini saya gunakan, karena saya tidak tahu cara menjelaskan si kedua negara yang alamnya penuh dengan drama ini, alamnya selalu punya sendiri untuk keliatan dramatis di mata turis dari daerah tropis yang kedinginan tapi alamnya menghangatkan mata saya dengan pemandangan indahnya. Di kedua negara UNSPECTACULAR ini sejauh mata memandang, mata disuguhi lukisan alam yang luar biasa indah, warna hijau yang kadang diselingi warna kuning dan merah musim gugur yang menambah cantiknya pemandangan di kedua negara di ujung dunia ini.

  

Puncak gunung bersalju, glacier yang luas, gunung api, fjord dan danau-danau indah ada di kedua negara ini. Manifestasi geothermalnya juga sama, geyser dan fumarole. Belum lagi air terjun hasil lelehan glacier dengan sungai warna turquoise pun ada di kedua negara ini. Saya jatuh cinta dengan kedua negara ini!

  

Di New Zealand saya suka air terjun liar sepanjang West Coast dan Millford Sound. Di Iceland, air terjun seperti Gullfoss, Skofagos, Seljalandfoss dan air terjun liar sepanjang jalannya tak kalah cantiknya.

  

Di New Zealand, glacier di bawah kaki Mount Cook dan Fox Glacier merupakan lokasi glacier yang terjangkau dengan jalan kaki (dari tempat parkir mobil terdekatnya maksud saya). Dan Iceland juga punya komplek Glacier terbesar di Eropa bernama Vatnajokull, areanya menempati sekitar 8% dari Iceland dan yang paling lokasi glacier yang paling terkenal adalah Jokulsarlon, sebuah sungai hasil lelehan glacier menuju laut yang dipenuhi bongkahan es mengambang secara acak yang indah indah. Bongkahan esnya pun terbawa hingga ke laut selatan Iceland, dan juga menyisakan bongkahan es besar di sepanjang pantainya. Tempat sangat mudah dijangkau karena berada tepat dipinggir jalan route 1 setelah kota pesisir bernama VIK.

  
  

  1. Domba lebih banyak dari Penduduknya

Bagian ini mengingatkan hari dimana saya mendarat manis di Christchurch dengan sambutan suara domba dan sapi di bandaranya. Haha!!

  
Inilah kedua negara yang rasanya domba lebih banyak daripada penduduknya. Bayangkan New Zealand hanya memiliki populasi 4.4 juta penduduk dan Iceland hanya 330 ribu penduduk. Domba disini bisa berkali lipat dari jumlah penduduknya dan banyak tersebar di pegunungan dan ladang rumput di seluruh wilayah. Oke bukan cuma domba, tapi sapi dan kuda juga. Kalau tidak salah dengar bisa digambarkan dengan perbandingan 1:20 (1 orang = 20 domba).

Tapi mungkin inilah penyebab alamnya tetap indah, sedikitnya pembangunan dan penduduk membuat alam tetap terjaga dan kualitas hidup menjadi tinggi di kedua negara ini.

  1. Good Products!

  
Ikan segar, daging domba yang empuk, daging pork yang lembut, susu dan yogurt, butter, wine, madu dan hasil makanan dari alam dengan kualitas tinggi tersedia di kedua negara ini. Bayangkan saking bersihnya air sungai di kedua negara ini juga terjaga, kamu tinggal bawa botol dan mengisinya langsung diseluruh sungai yang mengalir di kedua negara ini tanpa harus takut sakit perut.

Manuka honey adalah produk madu paling terkenal di New Zealand. Benang wool dari kedua negara juga adalah salah satu yang terbaik di dunia.

  1. Tempat terbaik untuk Road Trip

  
Jalan yang lurus dan panjang sama-sama dimiliki kedua negara. Road trip adalah cara terbaik untuk mejelajahi kedua negara ini. Pemandangan sepanjang road trip bener-bener indah, bayangkan setiap jengkalnya tidak saya lewatkan, malah tidak sempat membuat saya ngantuk selama diperjalanan. Pengen deh bisa ngambil foto semua yang saya lihat, tapi ketika saya sadar bahwa setiap jengkalnya indah, saya putuskan hanya mengambil foto dibeberapa tempat dan sisanya cukup dinikmati mata dan direkam dalam ingatan. Beberapa itu lebih dari 1000 foto untuk masing-masing negara. Haha!!! Percayalah itu sih masih sedikit. Kedua negara ini sih SURGA buat para fotografer dengan kamera canggih yang lensanya bisa lebih mahal dari bodi kameranya itu. LOL!

  
  
 
   
   

Ditambah lagi pemerintahnya mendesain kursi dan meja untuk makan siang di tempat dengan pemandangan yang indah sebagai viewnya. Titik-titik lookout ini banyak tersedia dipinggir jalan selama road trip, tempat ini disediakan gratis untuk mobil berenti sejenak untuk sekedar beristirahat atau mengambil foto dan dijamin anda akan mendapatkan foto indah dari titik-titik lookout ini . Jangan khawatir juga, toilet selalu ada disetiap tempat wisatanya. 

Kemanapun anda jalan, anda dapat menghitung waktu jelajah dan panjang jelajah jalan yang dilalui dengan tepat. Ga ada macet, ga ada jalan berlubang dan ga ada salah hitung waktu berapa lama anda mencapai satu tempat ke tempat lain!
  
Menurut saya, kualitas pemerintahan yang baik dilihat dari kualitas jalan-jalan di setiap negaranya. Jelas sekali dinegara-negara ini korupsi rendah. Jalan panjang aspal yang mulus adalah bukti paling jelas.

  1. Tempat berburu Aurora

Ini adalah dua tempat yang tepat untuk berburu aurora. Kesempatan bertemu Aurora Borealis di Iceland lebih besar ketika Autumn dan Winter. Ketika saya berkunjung di Iceland kemarin, saya melihat Aurora Borealis hanya sayang kamera saya kurang mumpuni, alhasil saya tidak mendapatkan fotonya dan hanya bisa menikmati warna hijau di atas langit tanpa mengabadikannya. Dan New Zealand adalah tempat munculnya Aurora Australist, tapi saya tidak tahu dengan jelas kapan si aurora di New Zealand muncul. Di New Zealand saya hanya lihat Milky Way yang indah di atas langit danau Te Anau.

  1. Fake sun does exist!

  
Ini yang tak dapat terelakan, karena lokasinya yang dekat dengan Kutub. Walaupun ada sinar matahari, semriwing angin dingin tak dapat terelakan lagi. Bagi turis dari negara tropis dengan matahari yang setia menyapa sepanjang tahun, matahari di kedua negara bagai matahari yang terang tapi kurang panas. Haha! Bagaimana tidak, ada matahari tapi saya tetap kedinginan dikedua tempat indah ini.

  1. Dream Destination

Sudah pasti kedua negara ini adalah dream destination semua orang. Millford Sound dan Jokulsarlon adalah tempat yang WAJIB dikunjungi dan masuk bucketlist para traveler. Belum lagi, Silfra di Thingvelir National Park adalah tempat impian para diver sedunia, bayangkan saja anda bisa menyelam dan menyentuh benua Eropa dan Amerika secara langsung. Masih banyak daftar tempat yang WAJIB dikunjungi di kedua negara ini.

  
Untuk saya, walau negara-negara ini termasuk tujuan dengan biaya mahal, tapi dengan cara yang tepat, biaya tidak akan jadi masalah besar lagi. Apapun akan dilakukan untuk bisa datang ke tempat ini. Tempat wisata alam disana semuanya gratis sebenernya, kalo kita mau road trip, sedikit hiking, mungkin sewa campervan atau tidur di tenda. Tapi perhatikan sign-sign dimana anda boleh mendirikan tenda dan memarkir campervan anda.
Tour dengan tavel agent ke tempat yang sebenarnya gratis itu yang membuatnya jadi mahal. Beberapa kegiatan memang ada yang bayar dan cukup mahal, tapi jika anda suka alam, anda sungguh dimanjakan di kedua negara ini, selain semuanya fee masuk daerah wisata gratis, fasilitas track bagus dengan akses mudah dan segala fasilitas lainnya sangat mendukung! Tapi tidak dapat dipungkiri, biaya ke Iceland sedikit lebih mahal daripada New Zealand. Tapi SAYA JAMIN ANDA TIDAK AKAN MENYESAL mengeluarkan biaya yang dihabiskan untuk bisa ke Iceland dan New Zealand..

  1. Nama Unik

Kedua negara ini memiliki nama lain yang unik. Nama lain Iceland adalah Landnámsöld sedangkan nama lain New Zealand adalah Aotearoa.

 Jadi anda pengen kmana nanti?Iceland atau New Zealand dulu? :D. Sekali lagi saya jatuh cinta dengan kedua negara ini, sudah dapat saya pastikan, saya ingin kembali mengunjungi kedua negara cantik ini.

 

Berburu Adrenalin di Queenstown, The adventure City in The World!

South Island memang terkenal dengan  scenic viewnya, sejauh mata memandang kalian akan menarik nafas panjang menikmati indahnya pemandangan di luar dari dalam mobil atau ketika hiking. Banyak kegiatan yang bisa dilakukan di New Zealand, dari yang gratis seperti hiking hingga berbayar seperti bungy jumping. Queenstown terkenal sebagai Adventure City of New Zealand and The World. Untuk kegiatan berbayar yang harus dinikmati jika anda pergi ke Queenstown dan sekitarnya adalah sebagai berikut.

  1. Bungy Jumping

IMG_1936

Queenstown merupakan kota lahirnya olahraga extreme ini. AJ Hackett merupakan orang pertama yang melakukan bungy jump di New Zealand. Ada 2 tempat utama yang disarankan untuk dicoba, yang pertama nevis yang terkenal dengan Bungy Jumping tertinggi (134m) dengan biaya NZD275 dan Kawarau River (43m) dengan biaya NZD195. Teman-teman harus merogoh kantong sekitar NZD80 untuk video dan foto. Paket kaos dan sertifikat sudah termasuk dalam harga yang dibayarkan.

Ingat!! Kalo kalian sudah bayar dan ternyata takut, uangnya ga bias balik. Jadi piker baik-baik sebelum memutuskan ikut Bungy Jumping! Serem sih awalnya, tapi abis itu nagih..:P

  1. Shotover Jet
OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Shotover River

Ini merupakan pengalaman memacu adrenalin yang harus dicoba di Queenstown. Dibanting ke kanan ke kiri dan berputar seolah-olah sang jetboat driver ingin membenturkan anda ke batuan disamping sungai, sungguh sangat memacu adrenaline anda. Kegiatan ini sudah ada sejak 50tahun lalu di New Zealand. Selain merasakan adrenaline meningkat karena diayun dalam kecepatan boat yang cukup tinggi, terkadang si driver jet berenti sejenak untuk menjelaskan sejarah mengenai gold rush yang konon terjadi di Shotover River yang indah ini. Sungguh pengalaman yang menyenangkan. Kegiatan menarik ini wajib dicoba dan anda harus merogoh kantong sebanyak NZD129 dan NZD40 untuk video dan foto.

Ini super seru, cuma air sungainya dingin banget, ditambah si anginya Autumn yang dingin berhasil membuat muka gw beku dan kepala dingin kayak es. Ga nyesel bayar dan bersenang-senang disini.

  1. Skyline Gondola
Lake Wakatipu dari atas
Lake Wakatipu dari atas

Skyline juga bisa kalian coba di Queenstown. Menaiki Gondola dan menikmati pemandangan Queenstown dengan Danau Wakatipu dari atas bisa didapatkan disini. Diatas juga tersedia restaurant untuk makan siang dan malam dengan harga yang cukup murah. Untuk menaiki Gondola hingga restaurant di puncak, teman-teman bisa merogoh kocek sebesar NZD50.

Sebenernya ada olahraga extremenya juga yang disebut lush, tapi gw ga nyobain karena pengen relax makan siang sambil menikmati Danau Wakatipu yang indah. kalo kalian ga pemalas kayak gw, sebaiknya dicoba.

  1. Milford Sound Tour
OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Southern Discoveries Boat

Ini tempat yang tak boleh terlewatkan. Milford Sound masuk dalam list salah satu tempat yang wajib dikunjungi sebelum kita mati (katanya). Tapi setelah saya menyaksikan keindahannya langsung, saya setuju dengan artikel yang say abaca itu. Tersembunti dibalik gunung tinggi berbalut salju, ketenangan area sekitar yang membuat damai. Indahnya air terjun disekitar Fjord ini cukup mendamaikan hati. Hal yang paling tepat dilakukan disini adalah Milford Sound Tour dengan menggunakan kapal. Anda akan dipandu oleh guide yang menjelaskan setiap yang kita lihat dan yang ada disekitar kita selama tour. Waktu itu saya mengelilingi Milford Sound dengan menggunakan Southern Discoveries, perjalanan selama hampir 3.5jam mengelilingi Milford Sound dan juga diberi kesempatan untuk minum air terjun langsung yang katanya bersih dan bebas dari polusi. Seperti yang kita tahu bahwa slogan New Zealand adalah 100% Pure New Zealand, slogan ini ingin menunjukkan bahwa semua yang ada di New Zealand sangat alami, sehat dan bersih. Bahkan kamu bisa langsung mengisi botol minummu dari sungai. Pengalaman mengunjungi Milfor Sound ini harus anda coba dengan membayar sekitar NZD85.

IMG_1927
Bisa langsung isi botol dari sungai ini

Sekian pengalaman mengenai kegiatan berbayar seru yang bisa saya share, mungkin jika ada yang kurang akan saya tambahkan lain kali. Bagi teman-teman yang ingin ke New Zealand, mungkin bisa menambahkan kegiatan-kegiatan ini ke dalam budget travelingnya.

Berburu Visa Ujung Dunia Bagian Selatan

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

“New Zealand is a place where you can get well” ~ James Nesbitt

Tiba-tiba saya kangen perjalanan saya ke ujung dunia bagian selatan di akhir April lalu. Perjalanan yang beneran bikin susah move on.  Rasanya masih banyak tempat indah yang harus dikunjungi di sana.

Nah masalahnya sebelum ke sana, sebagai horang endonesah kita kudu dan harus juga wajib bikin visa. Saking jarangnya orang Indonesia yang berlibur ke sana, referensi buat bikin visa ke NZ waktu itu sedikit banget. Terutama untuk pengurusan visa turis. Saya ingin mencoba membagikan sedikit tips dan langkah-langkah yang dilakukan saat apply visa ujung dunia bagian selatan ini. Walau sudah sedikit basi, biarkan saya tetap berbagi ya..:)

  1. Kapan sebaiknya saya ngurus visa New Zealand?

Kalo ini normalnya satu bulan sebelum keberangkatan. Pengajuan visa saya tepat satu bulan sebelum keberangkatan.

  1. Dimana saya bisa apply visa New Zealand?

Untuk visa New Zealand kita tidak perlu datang ke kedutaan New Zealand, cukup masukin data di VFS Global section New Zealand. Section New Zealand itu nyatu sama UK dan Australia. Tapi kalo kamu masuk ke sana cuma section NZ yan paling lengang, yang ngajuin ga akan lebih dari 5 orang. Waktu itu cuma ada 2 personal applicant (saya dan seorang ibu), sisanya 3 orang dari travel agent. Beda banget dengan UK dan OZ yang super bejibun applicantnya. Ga perlu bikin janjian dengan pihak VFS, kalo persyaratan udah lengkap, tinggal melenggang dengan elegan ke sini.

Begitu masuk kita tinggal celinguk ke kanan, cuma ada 2 loket dipojok dilengkapi dengan gambar fern yang jadi ciri khas si negara ujung dunia ini.

 Alamat VFS Global

New Zealand Visa Application Centre

Kuningan City Mall Lantai 2 No L2-19

Jalan Prof DR Satrio Kav 18

Jakarta 12940

  1. Persyaratannya apa aja sih?

Nah paper work adalah yang paling ribet sebenernya. Siapin ini itu, aahhhh males, tapi kalo inget negara tujuannya pasti semua tantangan diterjang. Eiittss saya udah mulai ngelantur. Disarankan untuk cek website NZ embassy untuk lengkapnya dan segala kemungkinan perubahannya. Waktu itu yang saya siapin adalah sebagai berikut :

  • Isi formulir NZ 1017

Formulir ini bisa kamu unduh langsung di website New Zealand Embassy. Isi dengan hati-hati dan lengkap untuk setiap section yang diperlukan. Beda dengan Visa lainnya, New Zealand ini memberikan kemudahan untuk keluarga, hanya satu aplikasi saja untuk seluruh keluarga. Jadi hemat! Tapi untuk single kaya saya formulir visa cukup diisi yang bagian data applicant utamanya saja.

  • Pas Foto Terbaru (minimal 6 bulan sebelumnya)

Pas foto dengan latar belakang netral (warna bebas) berukuran 3.5cm x 4.5cm. Saya lebih memilih latar belakang putih.

  • Bukti tiket pesawat PP

Disarankan untuk tidak beli dulu tiket pesawat. Dummy tiketpun bisa digunakan, yang penting ada tanggal kapan terbang masuk dan keluar dari New Zealand. Waktu itu saya coba untuk menggunakan sistem reservasi tiket di Air New Zealand dan Jetstar terlebih dahulu. Waktu itu saya cukup print screen itinerary yang saya belum bayar. Voilaa! It was work! 

  • Surat Keterangan Kerja

Minta sama HRD masing-masing surat keterangan kerjanya. Isinya kurang lebih menjelaskan posisi kamu dan sudah berapa lama kamu kerja disana. Pokoknya menyatakan bahwa betul-betul kamu punya kerjaan di Indonesia. Kalo untuk pengusaha, masukan bukti SIUP yang anda miliki.

  • Surat Keterangan Cuti

Nah ini beda dengan surat keterangan kerja. Surat keterangan cuti ini menjelaskan bahwa memang pada tanggal kamu ke New Zealand kamu memang sedang cuti dan sebutkan juga tanggal kamu kembali ke Indonesia untuk mulai kerja lagi.

  • Rekening Koran 3 bulan terakhir

Kalo kita nengok di website embassynya disebutkan bahwa syaratnya adalah NZD1000/bulan jika kita belum booking hotel dan NZD400/bulan kalo sudah ada booking hotel. Jadi sebaiknya endapkan NZD3000 untuk amannya atau NZD1200 jika sudah booking hotel. Waktu itu saya endapkan pas-pasan NZD3000 dollar di rekening aktif. Dan saya masukan juga tabungan lainnya sebagai jaminan. Jangan lupa sertakan juga foto kopi kartu kredit yang kamu miliki, ini sebagai penguat bukti keuangan kamu saja. Kalo pengen kuat, buat surat referensi dari bank tempat rekening aktif kamu. Biasanya diminta biaya pembuatan sebesar Rp 50.000 plus biaya materai Rp 6000. 

  • Itinerary Perjalanan

Ini contoh itinerary yang saya gunakan untuk pengajuan visa. Ini sebenernya tidak banyak sesuai dengan aktualnya, tapi setidaknya saya buat sesimple mungkin untuk pengajuan visa. Semua penginapan saya booking melalui booking.com. Jadi tidak perlu biaya apapun keluar untuk booking penginapan sebelum saya benar-benar menginap disana.

IMG_2810

  • Salinan Kartu Keluarga

Jangan lupa untuk menyertakan salinan kartu keluarga.

  • Paspor

Nah kalo paspor sih standar aja ya. Pastikan tanggal kadaluarsa paspor kamu, saat pengajuan pastikan 6 bulan sebelum tanggal kadaluarsa. Jika sudah kurang dari 6 bulan, sebaiknya urus perpanjangan paspor terlebih dahulu.

  1. Nah ini dia, berapa biaya yang dihabiskan?

Biaya pembuatan Visa hanya Rp 1.750.000 ditambah admin fee VFS Rp 250.000 dan biaya pemberitahuan lewat sms Rp 20.000 (ini sih opsional). Jadi jumlahnya kurang lebih Rp 2.000.000. Mahal yah!!memang..:P. Tapi ya seperti yang saya bilang harga ini berlaku untuk biaya satu keluarga. Nasib single kan??bayar lebih mahal itungannya. Nanti akan diberi struk pembayaran yang harus dibawa ketika mengambil paspor. Jaga baik-baik struk tersebut. 🙂

IMG_2811

  1. Berapa lama prosesnya?

Kurang lebih 5 hari kerja, tapi karena saya ajukan hari jumat, jadinya makan waktu seminggu termasuk sabtu-minggu. Malem setelah saya masukin visa, saya menerima sms bahwa berkas saya telah diterima oleh pihak embassy dan sedang dalam proses. 5 hari menanti itu rasanya panjang dan bikin mules. Sampai akhirnya saya dapet sms untuk mengambil paspor saya kembali tepat di hari ke 5 setelah pengajuan aplikasi visa saya.

  1. Apakah ngambil paspor boleh diwakilkan?

Nah ini masalah saya kemarin, di hari paspor harus diambil saya sudah harus kembali ke hutan. Alhasil saya harus meminta tolong teman untuk mengambilnya. Tentu saja, pegambilan boleh diwakilkan dengan menyertakan struk pembayaran, surat kuasa dan foto kopi KTP.

  1. Hasilnya?

Hasilnya saya mendapatkan visa multiple entries yang berlaku 2 tahun dengan masa kunjungan 3 bulan untuk setiap kunjungan.

IMG_2812

 

Berminat untuk mengunjungi New Zealand? Semoga tulisan ini bisa membantu. Kalo butuh info lainnya bisa email ke wulandari.mandradewi@gmail.com. 

Berburu Tiket Ke Ujung Dunia Bagian Selatan Kurang dari 10 Juta :)


Mumpung belum berbau busuk..walau agak sedikit basi. Saya ingin cerita gimana dapet tiket ke New Zealand kurang dari 10 Juta. Sebagai Negara di ujung dunia yang indah, New Zealand adalah Negara yang cukup terhitung mahal. Bahkan harga tiket langsung ke sana bisa berkisar dari IDR 13juta-24juta. Dan paket wisata yang ditawarkan berkisar USD2800-USD3500. Mahalnya!!

Jadi gimana untuk mendapatkan tiket ke New Zealand kurang dari 10juta? Bukan tips, tapi kewajiban rajinlah memantau tiket promo!

Jadi waktu itu saya hanya iseng saja lihat tiket promo di Air Asia. Waktu itu tertera bahwa Bandung-Melbourne hanya sekitar 1,6juta. Dan seperti biasa, darah mendidih liat tiket promo yang murah, tentu tidak saya sia-siakan kesempatan itu, tapi saya pikir nanggung juga kalo cuma ke Melbourne, mendingan sekalian langsung ke New Zealand. Negara impian saya sejak 10 tahun lalu. Budget saya tidak besar, target saya tiket kurang dari 10 juta.

Sejak saat itu setiap hari saya bolak balik cari tiket dari Melbourne ke Christchurch, karena saya ingin pergi ke Millford Sound yang terkenal indah itu. Selain itu saya ingin melihat North Island yang terkenal dengan Scenic View nya. Makin penasaran dan menggebu memburu tiket ke South Island. Perburuan tiket ini hanya 2 bulan sebelum saya pergi.

Akhirnya saya mendapatkan tiket yang cukup murah dari Bandung dan kembali ke Bandung. Saya mengambil tiket :

Bandung-Denpasar-Melbourne = Rp 1676709 (Air Asia)


Melbourne-Christchurch = AUD 207.50 (Jetstar)


Christchurch-Melbourne = AUD 256.10 (Jetstar) – tiket ini saya beli secara dadakan di counter Jetstar ketika akan berangkat ke Christchurch.

Melbourne-Denpasar-Bandung = AUD 225.00 (Air Asia)

Jadi untuk pesawat saya menghabiskan biaya Rp1676709 + AUD 688.6, saat itu 1 AUD = Rp 9800, jadi kalo ditotal Rp 1676709 + Rp 6748280 = Rp 8424989. Dan memang tiket ke New Zealand, hampir mirip ke Eropa. Bahkan tiket yang saya dapet untuk ke Eropa masih jauh lebih murah dari ini. haha! Pada akhirnya keputusan telah diambil, harga itu sangat senilai dengan pengalaman yang saya dapatkan disana.

Tipsnya :

1. Pantengin secara berkala promo Air Asia atau pesawat lainnya ke Australia. Cari connecting flight dari beberapa pesawat ke Christchurch atau Auckland. Biasanya lebih mudah dari Melbourne atau Sydney.

2. Emang susah untuk cari yang langsung, kudu nemplok dulu sehari atau dua hari di Oz. Tapi masuk visa transit kok, jadi cuma bayar biaya vfs untuk pembuatan visa oz. Sekalian jalan-jalan juga.

3. Kalo pengen murah dan langsung, cari alternative penerbangan dari Denpasar.

Yihaa..dengan tiket kurang dari 10 juta dan saya sudah menjejakan kaki di Negara ujung dunia bagian selatan ini yang indah itu. Anda berminat? Sapa tau kalian bisa dapet tiket lebih murah dari saya. 🙂

Selamat berburu tiket!

[My Dream Destination 2015] Myanmar

Kalo ditanya, pengen kemana lagi kalo traveling? Saya tentu punya list panjang. Tapi sekelibat saja teringat satu negara Asia yang masih menghantui saya sejak beberapa tahun lalu. Jawabannya saya ingin ke Bagan, Bagan adalah sebuah kota di Myanmar yang dikenal dengan Kota Sejuta Pagoda. Saya ingin coba naek balon udara di sana. Semoga bisa terwujud segera. (aminn!!)

Kalo kamu ingin kmana?

Photo taken from http://photoblog.nbcnews.com/_news/2012/11/12/15126466-hot-air-balloons-over-bagan-at-sunrise?lite
Photo taken from http://photoblog.nbcnews.com/_news/2012/11/12/15126466-hot-air-balloons-over-bagan-at-sunrise?lite

[NZ Trip] Versi saya di South Island

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Sekedar saran untuk kalian yang ingin berkunjung ke South Island, New Zealand dan (lagi-lagi) ini hanya versi saya yang bisa kalian pertimbangkan untuk dilakukan disana.

1. Road trip
Road trip adalah yang wajib kalian lakukan ketika mengunjungi New Zealand. Percayalah godaan untuk berhenti memoto setiap meter pemandangan yang dilihat selalu ada. Sayang rasanya jika perjalanan dilakukan hanya duduk dalam bus dan menikmatinya. Jalan super mulus dan sepi menjadi kenikmatan tersendiri. Hanya saja kecepatan tidak boleh lebih dari 100km/jam. Mau pergi kemanapun kita bisa memperkirakan berapa jarak tempuh dan berapa jam akan ditempuh. Dan ini ga pake ngaret karena macet, semua perkiraan tepat waktu. Pemerintah New Zealand tahu betul bahwa South Island begitu Indah. Mereka selalu menyediakan lookout spot dan juga meja makan untuk beristirahat ditempat-tempat yang Indah. Sapa yang tak tergoda untuk sekedar berhenti dan meluruskan kaki, sekalian mengambil foto.
Berkendara di New Zealand sangat aman, tidak perlu takut ada rampok atau bajing loncat apalagi jalan berlubang seperti yang kita takuti di Negara kita sendiri.

2. Olahraga Outdoor
Banyak sekali alternative outdoor sport yang ditawarkan, mulai dari jalan kaki dengan jalur yang sudah bagus dan dapat diperkiraan berapa lama kita berjalan, mountain bike adalah olahraga favourit warga local yang harus kita coba disana atau sekedar lari di taman tengah kota yang indah . Ada juga olahraga menantang adrenalin yang wajib dilakukan seperti bungy jumping, shotover jet, lush, skiing dan berkayak di danau-danau Indah di South Island.
Camping adalah yang sebaiknya dicoba, karena New Zealand terkenal dengan Negara tanpa binatang buas di hutannya. Konon, nyamuk dan semut adalah binatang paling mengganggu selama camping. Mendaki Mount Cook juga bisa kalian lakukan jika memiliki waktu yang cukup dan hobi mendaki.
Queenstown adalah kota yang menawarkan begitu banyak olahraga outdoor bagi para pemburu adrenalin. Jangan lupa untuk sekedar menghabiskan beberapa hari di sana.

3. Menikmati Glacier
Tidak semua negara atau tempat memiliki glacier yang terjangkau dari jalan Utama. Tapi South Island memberikan tawaran ini. Fox Glacier dan Franz Josef adalah salah satu glacier yang mudah dijangkau. Bagi kita yang hidup di Negara tropis, melihat dan memegang glacier tentu akan menjadi hal yang menyenangkan.

4. Mencoba Produk Lokal
Mencoba produk lokal negara yang menjunjung slogan 100% Pure New Zealand adalah suatukewajiban. Yang wajib dicoba adalah susu sapi, keju, butter, sayuran dan buah-buahan. Produk olahan yang cukup terkenal adalah Ice Cream TipTop yang merupakan ice cream asli New Zealand sejak tahun 1936. Dengan harga yang Cuma NZD3/scoop dan satu scoop gede itu sudah bisa memuaskan para penggila ice cream. Fish and Chip nya juga wajib dicoba!

5. Minum langsung dari sungai
Ini wajib dilakukan karena air sungai yang jernih dan penduduk lokal menjamin kebersihan air di sungai di negara mereka ini. Betapa anda tidak mungkin tidak tergoda untuk meminum langsung air sungai ini, hampir seluruh sungai yang mengalir memiliki air yang jernih. Air berwarna biru yang jernih yang merupakan hasil lelehan salju diatas bukit, sangat menyegarkan. Saya sempat meminum air dari salah satu air terjun di Milford Sound, jangan ditanya lagi rasanya, SANGAT MENYEGARKAN!!

6. Pie dan Kopi
Mungkin ini adalah kebiasaan sarapan dan makan siang orang lokal yang perlu dicoba. Pie dan kopi yang disajikan beragam. Pienya memiliki tekstur kulit yang lembut. Flat white adalah kopi asli Austalia dan New Zealand yang bisa dicoba.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
7. Wine
Bagi pecinta wine tentunya harus mencoba wine lokal. New Zealand merupakan salah satu negara penghasil wine yang memiliki beragam jenis wine yang cukup terkenal, terlebih lagi harga yang ditawarkan pun pas dikantong. Saya suka sekali Merlot dari salah satu vineyard di Central Otago.

Itu yang menurut saya bisa kalian lakukan di South Island. Kalo kamu kira-kira mau ngapain?

[NZ TRIP] Menjelajahi Sisa Gold Rush di New Zealand

OLYMPUS DIGITAL CAMERAl

Ga ada habisnya nulis tentang perjalanan gw kemarin dan mungkin beberapa teman sudah mulai bosan membuka blog saya yang cerita itu-itu saja. Dibalik keindahan alamnya, batuan yang ada di sana pun menarik untuk diamati. Ketika melewati gw memulai perjalanan di South Island, bentuk morfologi, perubahan vegetasi dan kilapan batuan dari jauh jadi perhatian yang susah gw hindari. Mungkin temen seperjalanan ada yang sebel diajak ngomong batu terus..:D

Pas hari pertama gw jalan ke Lake Hooker di Mount Cook, gw bilang lagi sama salah satu temen seperjalanan gw :

Gw : “Do you see the metamorf rocks with abundant of quartz veins? New Zealand must have big deposit of minerals..im pretty sure of it”

Temen gw : “ooo” (muka bingung)

Gw : “I could not get enough thinking about the rocks..All the things happened here so complicated!!So no wonder if this island has the ultimate beauty!”

Temen gw : “ -____-“

Gw : akhirnya memutuskan diem daripada ditimpuk..:P

Dan semuanya terjawab ketika gw mengunjungi District Otago sampai ke West Coast yang ternyata penuh cerita tentang Gold Rush di New Zealand sekitar 1800an.

Pikiran gw melayang ke tahun-tahun itu. Gilaa..tahun 1800an dimana teknologi belum maju sama sekali, tapi mereka bisa nemu aja emas yang jauh dari negara mereka. Konon Gold Rush adalah salah satu cerita yang membawa banyak imigran masuk ke New Zealand dan menetap disana. Para penambang datang dari Skotlandia dan China.

Sepanjang jalan terlihat banyak tulisan daerah atau tempat yang punya historic site yang berhubungan dengan Gold Rush di jaman itu, tapi dengan waktu yang terbatas gw hanya berenti di beberapa tempat aja. Tempat yang gw kunjungi waktu itu adalah :

1. Bendigo Hills Site

IMG_1913

Letaknya di Highway 8 antara Cromwell dan Queenstown. Memasuki sebuah vineyard cantik yang lagi mulai menguning akibat masuk autumn. Menaiki bukit berbatu dan sedikit belok-belok jalannya. Sesampainya di atas, ada beberapa papan info tentang letak site-site bersejarah disana. Mulai dari rumah para penambang, lubang penambang dan beberapa alat pengolahan.

Sampai di atas, udara kembali dingin. Maklum bukitnya agak tinggi. Pemandangannya super Indah. Kelihatan langsung Perbukitan Lindiss yang terkenal dramatis itu.

Konon, daerah itu dulu salah satu pusat kota para penambang di Central Otago, tapi sisa rumah yang masih kokoh hanya beberapa saja. Saat itu target penambangan mereka adalah kuarsa vein yang ada dibatuan metamorf.

Menurut sejarah, pertama kali emas alluvial ditemukan di Lembah Bendigo pada tahun 1862. Dan sekitar tahun 1863, sekitar 150 orang penambang datang dan mengklaim daerah itu. Produksi saat itu dari emas aluvialnya sekitar 15-50 oz (1 oz = 28.1 gram). Tapi saat itu seorang penambang bernama Thomas Logan, menemukan sebuah reef atau vein kuarsa besar. Hanya saja buat menambang itu butuh dana yang besar dibanding menambang tipe alluvial. Thomas Logan mulai buat report dan menawarkan daerah itu ke beberapa perusahaan. Nah disitulah drama mulai terjadi. Singkat cerita, perusahaan penanam saham bangkrut. Prospeknya besar mungkin, tapi batuan keras di sekitar vein malah jadi makan banyak biaya buat ngambilnya sebelum dilakukan pengolahan.

Di atas bukit terlihat beberapa bentuk rumah yang sudah mulai hancur. Bangunan hanya dibangun dari bongkahan batu metamorf jenis sekis yang disemen. Batuannya mengkilap dan penuh dengan mineral mika. Cantik banget. Kalo kita pegang si dinding, tangan kita langsung beku kayak megang es. Luas setiap rumah terlihat sangat sempit, mungkin sekitar 3×2 meter, kayaknya untuk hidup sungguh tidak layak ukurannya. Ga kebayang jaman itu pasti New Zealand lebih dingin dari sekarang dan tinggal disana bukan pilihan seharusnya. Tapi jaman Gold Rush tak ada yang mengalahkan apapun selain mendapatkan emas. 😀

Baca deh keterangan di foto ini. Kalo gw tulis malah jadi panjang lagi ntar..:P

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

IMG_2097

IMG_2099

2. Arrowtown

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Kota tua nan cantik di dekat Queenstown yang masih dipenuhi bangunan tua yang memang sengaja dipertahankan sejak 1800an, tapi beberapa sudah berubah menjadi toko, restaurant dan museum. Ketika Autumn, kota ini sangat cantik, hampir di sepanjang jalan dan perbukitan pohonnya sudah berubah warna menguning. Konon, Arrowtown merupakan salah satu pemukiman paling Indah di New Zealand.

Jadi apa yang terkenal dari kota ini?

Daerah ini dulunya merupakan pemukiman (para penambang) China pada tahun 1862 hingga masa Gold Rush di Otago District ini berakhir. Dulu para penambang mengambil emas dari sungai sekitar Arrowtown. Memang sesuai dengan penuturan jet driver waktu gw nyoba Shotover Jet, sungai itu pun dulu dipenuhi penambang dan diperkiraan emas aluvialnya masih ada. Jadi dapat dibayangkan, pada masanya Arrowtown merupakan kota pusat penambang emas. Dilihat dari suasananya pun masih terasa sisa-sisa kejayaannya.

Kalo kamu mampir kesini, kamu bisa beli kalung dengan gold flakes dalam tabung kaca kecil. Sayang gw batal beli waktu itu, karena gw ga suka kalo rantai kalungnya cuma silver. L

Satu yang paling terkenal di sini adalah Buckingham Street yang merupakan jalan utama saat ini. Di pojok jalan ada sebuah restaurant terkenal, dengan makanan yang enak dan suasana yang vintage banget. Namanya The Postmaster Residence Restaurant, diseberang si restaurant adalah Lake District Museum yang terkenal dan disebelahnya adalah Kantor Pos.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

3. Gillespies Beach

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Seperti yang gw ceritain bahwa ini salah satu site yang berhubungan dengan penambangan emas jaman Gold Rush di New Zealand. Saat itu penambangan masih dilakukan dengan untuk emas alluvial yang terendapkan di pasir. Di Gillespies Beach masih ada kerangka dari Suction Dredge yang dipake untuk menyedot pasir lalu pasir dialirkan di karpet berair, sehingga emas dan pasir terpisah. Karena beda berat jenis, emasnya mengendap di karpet. Buat yang suka nonton Bearing Sea Gold pasti bisa membayangkan gimana bentuknya.

4. Hokitika

Kota ini juga berhubungan dengan sejarah Gold Rush di West Coast. Selain itu, kota ini merupakan salah satu penghasil jade asli New Zealand. Karena ke sana di hari terakhir, akhirnya gw memutuskan membeli sebuah jade untuk oleh-oleh buat nyokap. Harga yang ditawarkan masih sangat wajar, tergantung dari bentuk, desain dan usia jade. Mulai dari NZD35 hingga ratusan NZD.

Kota yang merupakan pusat tambang emas di West Coast pada tahun 1864 dan merupakan salah satu kota termaju saat itu. Karena hampir semua barang impor masuk ke New Zealand melalui Hokatika, termasuk mobil. Jadi bisa terbayang saat itu, Hokatika merupakan salah satu kota yang makmur dijamannya. Di pusat kota ada sebuah jam klasik bergaya Inggris yang masih berdiri dengan kokohnya.

The Beachfront hotel salah satu hotel yang bisa dicoba disana, letaknya tepat dipinggir pantai. Sebuah kamar dengan kaca besar dan suara debur ombak yang bikin adem. Didekat hotel banyak restaurant enak dan murah, ehmm harganya standar maksud gw.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Sebenernya sepanjang Otago hingga West Coast banyak kota yang berhubungan dengan masa Gold Rush di New Zealand, yang gw ceritakan adalah kota yang kebetulan gw kunjungi saat itu. Bagi yang ingin jalan-jalan ke New Zealand, selain menikmati pemandangan yang luar biasa INDAHHHHHHNYAAA..kalian bisa juga menikmati sejarah Gold Rush di South Island ini.

Rasanya deposit mineral baik emas atau apapun masih ini sangat besar potensinya, hanya saja pemerintah New Zealand sangat sadar keindahan alam South Island merupakan modal dari masuknya devisa yang lebih besar, sehingga komitmen untuk menjaga alamnya sangat kuat. Ditambah lagi slogan 100% Pure New Zealand yang sepertinya sangat mereka sanjung, bikin gw pengen ngesot dan mengendap di sana..:P

[NZ Trip] Berapa Sih Budgetnya?

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Setiap pulang traveling, pertanyaan yang sering muncul adalah :

“Berapa budgetnya?”

Kalo disuruh menghitung berapa biaya yang gw habiskan selama di NZ, gw bingung jawabnya. Gw bukan tipe yang rajin nulis pengeluaran selama traveling. Gw biasanya udah punya coretan dan target berapa banyak yang harus gw habiskan di setiap perjalanan.

Jadi kalo ditanya apa model traveling kamu?Gw bakal bingung jawabnya. Yang pasti gw hanya berusaha menikmati setiap perjalanan gw kemana pun. Ini dia yang gw habisin, biaya kalian mungkin bisa jadi lebih rendah atau lebih tinggi dari yang gw habisin. Buat ancer-ancer kalo kalian yang pengen jalan ke NZ.

1. Lodge

Selama di NZ biaya penginapan sangatlah random. Mulai dari :

– Jail Accomodation Christchurch (NZD36/malam)
– Heritage Gateaway Omarama (NZD129/malam)
– Top 10 Holiday Park Te Anau (NZD150/malam)
– Wyndham Hotel Wanaka (NZD129/malam)
– Beachfront Hotel Hokitika (NZD150/malam)

2. Food and Beverages

Kalo biaya makan, tergantung kamu makan apa, ini cuma biaya range yang kemarin gw keluarin untuk makan. Tapi dimanapun kamu makan sebaiknya pilih satu menu dan bagi dua atau sama temen kamu. Karena ukuran makanan di NZ kalo buat Asian pasti kebanyakan banget. Satu porsi bisa buat 4 kali makan.

– Breakfast dan lunch kurang lebih sama Antara NZD5-20 (tergantung menu juga)
– Kopi hampir semua tempat sama harganya mulai dari NZD3-5
– Air mineral per botol sekitar NZD3-4
– Dinner yang agak mahal Antara NZD30-80 (tergantung menu yang kamu pilih)

Catatan : Kalo pengen murah, cari rumah makan asia atau beli di supermarket terus diangetin di microwave hotel. J

3. Tempat wisata

Museum dan wisata alam biasanya GRATISS!! Kecuali mau camping yah, ada beberapa yang kudu bayar. Selama gw disana yang bayar adalah :

– Kawarau Bungy Jumping
Untuk bungy jumping bayar NZD195, ditambah foto dan video NZD80

– Shotover Jet
Untuk atraksi ini gw bayar NZD129, ditambah foto dan video NZD40

– Skyline Queenstown
Untuk Gondola menuju restaurant sekitar NZD50 (untuk dewasa)

– Milford Sound Cruise
Untuk cruise selama 3jam keliling Milford Sound sekitar NZD85.

4. Fuel

Biasanya sekali isi antara NZD78-80 (full tank) sekitar 550km jarak tempuh. Ngisinya setiap 2 hari sekali. Tapi ini tergantung jenis kendaraan. J

5. Biaya Visa

Pembuatan visa menghabiskan 2 juta (Visa Rp 1.750.000,00 dan biaya administrasi Rp 250.000). Kemarin gw dapet visa Multiple Entries yang berlaku selama 2 tahun.

Catatan : Tabungan yang disarankan ketika kita mengajukan visa, perkiraannya biaya hidup sekitar NZD1000/bulan. Usahakan NZD3000 udah mengendap selama 3 bulan ditabungan. Tapi ini hanya jumlah yang disarankan.

6. Biaya Pesawat

Tergantung juga kalian mau pake pesawat apa. Kemarin rute gw adalah Bandung-Denpasar-Melbourne-Christchurch (return) habis sekitar NZD1000.

Silahkan kalian hitung-hitung sendiri beberapa budget yang sesuai dengan kalian.

[NZ Trip] Gillespies Beach

Jangan bayangin pantai pasir putih dengan turis berbikini yang sibuk berjemur.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Ciri khas pantai di West Coast New Zealand adalah pasir hitam dan berbatu. Setidaknya itu yang gw liat sepanjang jalan di West Coast dan begitu juga sesampainya di Gillespies Beach ini.

Pemandangan sebelum memasuki jalan masuk ke Gillespies Beach cukup memanjakan mata. Ada sebuah lookout untuk liat puncak Fox Glacier, tapi sayang hari itu mendung dan awan tebel di atas Fox Glacier. *nasib*

OLYMPUS DIGITAL CAMERAi

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Gilliespies ini cukup tersembunyi, jaraknya sekitar 21 Km dari Fox Glacier. Diawali dengan lintasan berbelok di tengah hutan hijau nan cantik dan berakhir dengan mata memandang lautan luas. Begitu datang ke sana hanya ada beberapa rumah aja. Itu beneran sepi banget hari itu. Oke ditambah ada beberapa ekor merino yang gendut dan terlihat makmur sekali..:P

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Lalu kenapa datang ke sana??

Ini merupakan salah satu historical beach, dulu pantai ini salah satu lokasi tambang emas. Mereka nambang emas alluvial yang ngendap di pasir hitam si pantai.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Ciri khas wisata ala New Zealand adalah track jalan kaki. Ada beberapa track jalan kaki ke tempat-tempat bekas penambangan yang ditawarkan, sayangnya gw sampe sana udah sore dan kudu ngejar waktu ke Hokitika yang masih jauh. Alhasil gw hanya menikmati jalan di pantai sekitar setengah jam. Dan tetep yah walau matahari bersinar terang, angin dingin menyapa.

Salah satu yang gw sempet kunjungi adalah cemetery para penambang, cuma ada sedikit kuburannya tapi kok rasanya merinding yah ada disana. Baiklah mungkin gw lelah atau kedinginan..:P Konon itu adalah kuburan para penambang dan beberapa keluarganya.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
OLYMPUS DIGITAL CAMERA

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Sekedar jalan dan bengong setengah jam disini cukup bikin seger lagi setelah perjalanan panjang dari Wanaka ke Fox Glacier. Dan persiapan perjalanan panjang ke Hokitika. Damai dan tenang dimanapun berkunjung di negara ini. Bikin susah move on!! 😛