Cerita Sore 16 Agustus 2012

Sore itu, 16 Agustus 2012 di Palu.

Gw dan beberapa teman kantor memutuskan untuk jalan-jalan hunting foto. Maklum, temen gw seorang yang hobi foto, sedangkan gw hanya pelengkap penderita sore itu. Setelah muter-muter pesisir Palu, kita berenti di pinggir pantai untuk mengambil foto pohon yang tumbuh di laut. Mungkin daratannya semakin tergerus sehingga garis pantainya bergeser. Ketika kita sedang sibuk jeprat jepret dengan berbagai gaya, datang segerombolan anak kecil ini dan tanpa malu mereka minta difoto. Dengan senang hati tentu kita mengambil foto mereka. Disela keceriaan si anak-anak ini, tiba-tiba seorang gadis kecil nyeletuk. “Kak, itu bapak si x (gw lupa namanya) kemarin ditangkap polisi lho. Bapaknya pengedar narkoba”. Tersentak kaget dan takut gw. Tapi si anak-anak kecil itu malah balik lagi ketawa-ketiwi.  Singkat cerita, kita sedikit ngobrol lagi sama mereka. Dan mereka bilang, kalo mereka itu pengemis musiman di Kota Palu. Makin shock gw! Pantes aja, salah satu dari mereka dengan cueknya bilang “Kak, bagi uang dunk!”. Tapi gw ga bawa dompet waktu itu, jadi ga gw kasih.Waktu gw liat foto mereka, ya ampun mereka ini polos banget tapi hidupnya udah berat. Nah gw suka ngeluh kalo kurang ini itu yang sepele banget. Tapi mereka masih bisa bersenang-senang, ketawa ceria walau mereka hidup dalam banyak bahaya disekitarnya.

Bersyukur buat hidup kita selalu, terkadang hidup kita ini mimpi dari seseorang diluar sana.

5 thoughts on “Cerita Sore 16 Agustus 2012

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s