Berkunjung Ke Rumah Doraemon di Kawasaki City

Menengok Museum Fujiko F Fujio [di Kawasaki City] yang dikenal sebagai asal mula (rumah) doraemon, tepatnya merupakan kota asal dari sang maestro Fujiko F Fujio.

Si temen gw ngebet banget pengen ke museum ini. Wajar yah kita kan anak angkatan 90an yang pasti dulu tiap hari minggu mantengin tv pagi-pagi cuma buat denger “baling-baling bambuuuu” dan selalu penasaran dengan barang ajaib apa yang dimiliki doraemon minggu ini.

Jepang..identik dengan doraemon..doraemon identik dengan Nobita dan Kue Dorayaki. Saking ngebetnya, begitu nyampe stasiun Shinjuku kita langsung berburu tiket Museum Fujiko F Fujio ini. Begitu sampe di stasiun Shinjuku, yang kita cari adalah Lawson. Yep, sama kok kayak di Jakarta, Lawson yang merupakan mini market yang punya mesin penjualan tiket. Ternyata stasiun Shinjuku itu luas, susah nyari Lawson yang sedikit nyempil. Keliling sampe gempor di hari pertama, tapi pas dapet Lawsonnya, ternyata tiket ke Museum di tanggal yang kita mau sudah habis terjual. Maklum, museum ini membatasi pengunjungnya dengan cuma menerima 200 orang yang itu aja dibagi jadi 4 jam kunjungan (Jam 10.00, 12.00, 14.00 dan 16.00). Jadi tiket seharga 1000 yen itu berebut dapetnya. Akhirnya kita merelakan untuk tidak beli tiket dulu dan bergegas mengejar kereta ke Hakone.

Begitu pun di Hakone, ternyata bayang-bayang Doraemon ga bisa ilang. Begitu liat Lawson kita nyoba lagi. Ternyata mesennya ribet, ga bisa pake kartu kredit dari luar Jepang. Dan terpaksalah merelakan uang cash didompet, selain itu wajib memasukan alamat dan no telpon orang yang berdomisili di Jepang. Untungnya, kita punya temen di Jepang, jadi kita pake alamat dan nomer telpon sang kawan. Belum selesai sampe disitu, ternyata 3 jam pertama sudah ludes jugaaa.. terpaksalah kita dapet yang jam 16.00. Gapapalah agak sore, yang penting kita jadi ke museum itu. Tiket akhirnya di tangan..yey!

Ternyata perjalanan ke Kawasaki City tempat si museum berdiri lumayan jauh. Dari stasiun shinjuku kita pilih JR line ke Stasiun Noborito, perjalanan kurang lebih 1.5 jam. Begitu turun MRT dan keluar dari stasiunnya, kita udah disambut dengan banyak gambar doraemon, P-Man dan semua kartunnya Fujiko F Fujio. Yang lebih lucu lagi adalah menuju ke Museum ada bus khusus yang bertema kartun-kartun itu. Ah ga sabarrrrr..

Sampe di Museumnya kurang dari jam 16.00 sore itu dan kita harus nunggu dulu sampe pintu museum di buka. Seperti biasa, kita disuruh baris sambil nunggu. Dan semua kata penyambutan lewat TV, jadi sudah di set dalam berbagai macam bahasa. Sebelum masuk kita dikasih tahu beberapa aturan, seperti ga boleh ngambil foto, ga boleh berisik, ga boleh menyentuh barang-barang yang di dalem museum. Intinya lihat boleh, dipegang jangan. Ah tersiksa ga bisa moto..hahaha!Tapi aturan itu hanya berlaku di ruang exhibition. Untuk taman dan ruang rekreasi tentunya boleh ambil foto.

Doraeeemmmooonn..
Doraeeemmmooonn..

Si museum terdiri dari 2 tingkat dengan banyak ruangan. Dan sebelum kita mengeksplor si museum, masing-masing dari pengunjung dilengkapi dengan radio yang berisi info dari setiap komik atau barang yang ada di museum dan lagi-lagi sudah diset dengan berbagai bahasa, kita tinggal milih bahasa apa dan masukin nomer yang ada di barang atau komik yang dipampang. Dari situ kita bisa denger penjelasan mengenai apa yang kita lihat berdasarkan nomer yang tertera.

Ruangan pertama adalah semua kartun yang pernah dibuat oleh Fujiko F Fujio termasuk yang tidak masuk Indonesia. Dan menuju ke lantai 2, diperlihatkan ruangan kerja dari sang Maestro. Begitu masuk ke lantai 2, ruangan ini khusus hanya tentang Doraemon. Lantai ini isinya semua kisah doraemon sejak pertama yang jadi favorite selama ini dan akhir kisah dari film yang beredar kemarin dilayar lebarnya juga ada. Jadi pas nyampe Indonesia, dan filmnya beredar, gw udah tau duluan akhirnya..:D.Puas di lantai 2 dan merasa seperti kembali ke jaman masa kecil, kita keluar juga menuju ruangan rekreasi dan taman. Di ruangan itu semua orang bisa baca komiknya Fujiko F Fujio gratissss. Tapi komiknya dalam bahasa Jepang. Nah gw manyunnn..mendingan eksplor tamannya aja deh.

Nyampe taman eeehhh….ternyata  gerimis. Tapi kita tetep keukeuh buat foto bareng doraemon. Di tamannya ada doraemon dan nobita sedang naek si dinosaurus pink, pintu ajaib dan pipa taman. Bagai lupa umur yang kita antri diantara anak-anak kecil yang dianter orangtuanya..haha! Ini hasil fotonya..walau agak norak..yang penting foto dulu..:p

Ternyata hampir jam 17.15 saat itu. Kita bergegas masuk lagi ke dalam buat nonton film di ruang theatrenya. Ini merupakan jam penayangan terakhir. Dannnn..film tepat dimulai jam 17.15. Film yang diputer masih karya Fujiko F Fujio, tapi bukan doraemon. Dan masih pake bahasa Jepang, jadi selama nonton kita cuma bengong, dan sok ketawa kalo kita pikir lucu..haha!! Jam 18.00 filmnya berenti dan kita masih bingung tadi isi ceritanya apa..:D

Waktunya pulang..

Tapi ternyata jalan keluar itu lewat toko souvenirnya. Dan bagai ga mau kalah dengan para pengunjung lainnya, kita nyempetin diri buat beli beberapa barang. Harga barangnya berkisar dari 300-3000yen. Lumayan sih kalo banyak-banyak bikin kantong jebol..:p *pelitmodeon*

Kita akhirnya keluar menuju halaman museum untuk menunggu bus menuju stasiun. Sore itu masih gerimis dan berasa banget dinginnya..bbrrrr!!!Kita naek bus P-Man kali ini. Sampai di stasiun kita kelaparan, tapi karena udah agak malem. Kita buru-buru cari kereta balik ke Tokyo dan makan disana.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

 

Sayonara Kawasaki City!

10 thoughts on “Berkunjung Ke Rumah Doraemon di Kawasaki City

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s