S e b u a h S e n y u m a m

Jatuh cinta..

Kata orang itulah perasaan yang paling menyenangkan untuk dirasakan.

Seperti yang kualami 2 hari lalu kala untuk pertama kalinya bertemu dengan sosok pria dengan senyuman menawan .

Senyuman yang membuatku seperti sudah sangat mengenalnya lama. Kalo Tuhan menciptakan senyuman indahnya pada semua orang, niscaya dunia akan indah tanpa ada dendam di dalamnya.

Bodoh memang, jatuh cinta hanya karena senyuman. Tapi baru kali ini aku merasakan hal yang berbeda. Sayangnya, setelah senyuman dihari itu tak pernah lagi kulihat sosoknya di depan mataku.

Hari demi hari kulewati dan tak ada senyuman hangat seperti yang kulihat darinya. Sedikit kecewa, tapi mungkin bukan jodohku untuk mengenalnya. Sampai pada akhirnya lambat laun aku terbiasa tanpa senyuman itu.

Kulalui hidupku dengan normalnya, tanpa berharap bisa bertemu lagi dengan sosok pria dengan senyuman menawan itu.

Hingga tak kukira, sosok senyuman menawan itu ada lagi dihadapanku. Senyuman yang kulihat di sebuah kedai kopi langgananku.

Sore itu, kupesan secangkir kopi hitam favoriteku, ditemani laptop kesayangan sambil berselancar ke situs-situs favoriteku untuk mencoba terlihat normal setelah kulihat sosok pria itu.

Tapi apa dayaku, tak sanggup aku menahan lirikanku ke arahnya. Kulihat hangatnya senyuman dan tawa di tengah obrolan hangat di ujung meja itu.

Hingga ketika si sosok pria itu lewat di depan mejaku. Dan tanpaku sangka dia menyapaku kali ini, menanyakan pertemuan antara aku dan dia di lorong sore itu.

Entah apa kusebut perasaan ini, perasaan senang bahagia yang tak dapat kubendung lagi. Tapi berusaha kutahan. Bukan obrolan panjang yang kudapat tapi sebuah nama dan senyuman hangat darinya sudah cukup. Dan dia berjanji akan menyapaku lagi.

Tak dapat kulupakan pertemuan kedua ini. Pertemuan yang menjadi awal pertemuan kita selanjutnya.

Pertemuan yang akhirnya membuatku mengerti bahwa sejak saat pertama kali kita bertemu di lorong gedung itu, kamu juga berharap bisa bertemu denganku lagi.

Pertemuan yang membuat kita semakin mengenal jauh. Dan sebuah pertemuan yang membuatku bisa melihat senyuman menawan itu setiap hari tanpa harus kunantikan sosokmu lagi.

2 thoughts on “S e b u a h S e n y u m a m

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s