D a n a u T o b a

Ini sekedar cerita tentang perjalanan wisata gw ke daerah Sumatera 2 tahun lalu, Februari 2010. Waktu itu sekitar 2 minggu gw menghabiskan waktu di sana. Setelah menghabiskan waktu dengan wisata kuliner di Medan dan wisata air panas di Sidebu-debu. Akhirnya memutuskan untuk pergi ke Danau Toba.

Waktu itu gw pergi dengan keluarga temen gw. Kebetulan kakaknya yang seorang dokter sedang pengabdian kerja di suatu desa di daerah Toba tersebut.

Saat itu kita memutuskan untuk lewat jalan darat dan menggunakan mobil. Pergi sekitar tengah malam dari Medan. Cukup mencekam sih jalan-jalan yang dilewati malam2, pertama kita menuju Berastagi karena kita ingin masuk ke Toba lewat darat aja, dimana akses satu-satunya adalah lewat Tele. Yang ditempuh sekitar 6 jam dari Medan.

Malem-malem cukup gelap dimana kita lewatin beberapa jalan yang super gelap dimana bergumul sama truk2 segede gaban ditambah kondisi jalan berkelok dan kondisinya kurang bagus. Butuh konsentrasi tinggi untuk nyetir malem2 dijalan itu. Daerah pertama yang kita lewati adalah Berastagi, daerah dingin yang kemanapun kita memandang pasti kebun sayuran dan indahnya perbukitan mewarnai daerah itu. Sampe disana sekitar jam 5 pagi. Kebetulan dinginnya daerah ini, bikin perut lapar dan kedinginan. Yang akhirnya gw beserta teman lainnya memutuskan berenti sejenak dan cari makanan juga minuman yang anget. Sambil menunggu matahari terbit. Dan tak terasa sudah sekitar satu jam di sana. Mulai terlihat cahaya orange yang cantik muncul dari balik2 pegunungan sekitar. Kurang lebih gambarannya yang ketangkap di kamera gw tentang indahnya sunrise saat itu kayak di foto ini.

20120725-122123.jpg

Setelah cukup hangat dan jalanan sedikit terang akhirnya kita melanjutkan perjalanan. Tetap diwarnai kabut dan dinginnya udara di luar mobil. Hanya saja pemandangan sepanjang jalan yang begitu indahnya seakan-akan menghapuskan dinginnya saat itu. Ketika membuka jendela mobil dan menghirup langsung udara di luar, betapa gw bersyukur bisa menikmati segarnya udara pegunungan yang mungkin sulit kita dapatin di kota-kota besar.

Setelah daerah Berastagi mulai memasuki daerah Sidikalang yang terkenal dengan kopinya. Masih salah satu daerah dingin yang tak kalah cantiknya. Melewati pedesaan -pedesaan dengan rumah-rumah khas Sumatera Utara. Selain itu yang unik adalah makam-makan yang bisa kita lihat di pinggir jalan. Padang rumput dengan birunya langit menambah keindahan dari daerah ini. Rasanya tidak ingin buru-buru lewat dari daerah ini.

20120725-123402.jpg

Dan akhirnya setelah perjalanan yang menyenangkan mulailah masuk ke daerah Tobanya. Kelokan tajam di daerah yang bernama Tele tak kalah memanjakan mata. Memang cukup serem sih jalannya. Jalanan berkelok tajam dn curam dengan lebar jalan sekitar 3 meter dan kondisi tudak terlalu baik, sungguh menambah tantangan dalam melewati jalan tersebut. Batuan sekitar jalan yang tidak terlalu padat pun cukup bahaya sebenernya, karena bisa runtuh kapan saja. Setelah melewati jalan-jalan tersebut akhirnya sampai di sebuah belokan tajam dengan sebuah bangunan menjulang tinggi disana. Ini disebut sebagai Menara Pandang Tele. Konon ini adalah tempat terbaik untuk melihat keindahan Danau Toba secara keseluruhan. Dan memang benar. Ketika kita naik ke menara itu. Pemandangan indah Danau Toba didapatkan dengan jelas.

20120725-124540.jpg

Di depan menara ini pun ada beberapa peta mengenai Pulau Samosir dan Danau Toba. Akhirnya setelah beberapa lama disana dan mencoba menikmati pemandangan. Dan juga mengambil beberapa gambar, kitapun melanjutkan perjalanan, dan tentu Menara Tele menjadi awalan menarik daerah ini.

20120725-124937.jpg

Keindahan demi keindahan tak habisnya untuk mata ini di daerah ini. Ditambah lagi dengan kesederhanaan hidup masyarakat. Terkesima dengan perjuangan anak-anak di sana. Yang dengan susah payah pergi ke sekolah harus naek perahu menyebrangi Danau Toba menuju sekolah terdekat yang berada di tengah Pulau Samosir. Muka mereka yang innocent sungguh menyenangkan untuk dilihat. Ketulusan dan keberhasilan terlihat dari wajah-wajah tersebut. Konon di daerah ini merupakan sumber orang-orang Batak yang pintar-pintar. Tapi gw mungkin ga bisa menampik itu dengan melihat kerja keras mereka dan niat mereka yang mau sekolah itu.

20120725-125522.jpg

Dan di sana pun ada tradisi dimana Pasar, hanya ada hari Senin dan Kamis saja. Pasar disebut Onan. Ah menyenangkan melihat keserhanaan hidup mereka.

Sungguh menyenangkan menghabiskan liburan di tempat ini. Pemandangan yang indah dengan udara yang sejuk menambah rasa bersyukur melihat ciptaan Tuhan yang luar biasa ini.

20120725-130050.jpg

Akhirnya setelah puas dengan pemandangan di Danau Toba, gw balik ke Medan dengan jalur yang berbeda waktu datang. Ga lewat Tele lagi tapi pulau naik kapal feri lewat daerah Prapat. Sungguh liburan yang cukup menyenangkan dan berharga melihat keindahan alam di sana.

Liburan yang ditutup oleh nyanyian segerombolan anak2 di Feri yang berjudul “Anak Medan”.

20120725-130429.jpg

Segitu aja laporan hasil jalan2 gw kali ini.🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s