S e p e n g g a l C e r i t a

Pertemuanku denganmu adalah sesuatu yang disengaja. Seorang teman menjodohkan kita.

Awalnya aku tidak sedikitpun tertarik padamu, tiap kali kamu sms aku, bahkan aku tidak ingin menggubrisnya. Tapi entah mengapa hari itu aku ingin membalas smsmu. Dan tanpa diduga, kamu adalah sosok yang menyenangkan. Mungkin saat itu.

Hari ke hari, telepon, sms makin intensif. Kita semakin dekat. Sampai suatu hari kita akhirnya bertemu beberapa kali dan memutuskan untuk menjalani sebuah hubungan spesial.

Cukup senang, karena aku adalah pacar pertamamu, setelah 25 tahun kamu memutuskan untuk tidak berpacaran.

Saat itupun kamu katakan bahwa aku adalah yang pertama dan akan jadi yang terakhir. Senang bercampur haru karena sejujurnya kamu bukan yang pertama buatku.

Sejak awal kita bangun mimpi bersama, mulai membangun mimpi hidup bersama dengan banyak hal. Tapi hubungan berjalan tidak semestinya ketika memasuki awal tahun ke 3. Kamu mulai angkuh terhadapku, bahkan hampir tidak waktu untukku sedikitpun.

Aku ingat sebuah liburan yang kita jalani bersama keluargamu, ketika itu kau bahkan tidak sehangat dulu. Tak sedikitpun kata yang kau ucapkan padaku.

Terlebih ketika hari terakhir kita bertemu, ketika kau mengantarkanku untuk terakhirnya ke bandara. Kulihat kau tidak seperti biasanya, kamu sibuk dengan hapemu.

Aku tau bahwa aku sudah tergantikan saat itu. Sikap dinginmu membuktikan bahwa kamu sudah berubah.

Sampai akhirnya aku dengar gosip bahwa kamu memiliki pacar lagi. Saat itu aku hancur, saat itu taun ke 3 kita berpacaran, seharusnya itu tahun dimana kita semakin dekat dengan impian kita.

Akhirnya dalam sakitku, aku memutuskan untuk pergi darimu. Membiarkan kamu bahagia dengannya. Aku kecewa, tapi aku tahu langkah kepergianku adalah yang terbaik untukmu dan tentunya untukku. Tak sedikitpun penyesalan, karena aku tidak pernah memulai perselingkuhan itu. Bahkan ketika kamu tak sedikitpun peduli akan hadirku, aku menunggumu. Tapi semua sudah berubah. Perasaanku terhadapmu mati seketika.

Ketika janji setiamu kau ingkari sendiri. Aku tidak menyesalkan semuanya. Karena akhirnya aku tahu bahwa kita memang tidak baik untuk bersama. Pola pikir dan cara hidup yang berbeda membuat kita tidak menikmati hubungan selama ini.

Ketika kusadari, aku terluka bukan hanya kamu jalan dengan wanita laun. Aku menyesal bahwa selama kita pacaran, kita telah menghabiskan waktu cukup lama dengan memaksakan ketidakcocokan yang sudah terlihat saat awal.

Doaku untukmu dan untuk kebahagianmu.

Tak hentinya bersyukur bahwa aku tidak bersamamu, karena ternyata hidupku lebih menyenangkan tanpamu.

2 thoughts on “S e p e n g g a l C e r i t a

  1. simpan aja sepenggal ceritamu, untuk pembelajaran bahwa sesuatu yang dipaksakan tidak akan berakhir baik.
    Hidup itu pilihan, jalanilah dengan ikhlas dan selalu bersyukur.
    life is hard, so be astrong girl

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s