S a d a r k a h

Sore itu aku melihat setiap tulisan manismu untuk wanita lain di dalam smartphonemu.

Tanpa ucap kata, aku segera menutupnya sebelum kau selesai mandi saat itu.

Entah mengapa, sekejap saja rasa sakit di dada ini datang. Tapi kutahan air mataku, tak ingin kubiarkan kau melihatku menangis.

Tengah malam berikutnya, aku tidur terlebih dahulu karena aku lihat kau masih sibuk dengan laptopmu.

Entah mengapa dini hari yang dingin aku terbangun, kulihat laptopmu masih menyala saat kau sudah terlelap. Aku berdiri menghampiri laptopmu dan ingin mematikannya dulu sebelum aku kembali tidur disampingmu.

Tapi apa yang kulihat, yang kulihat percakapan mesramu dengan banyak teman wanita yang tidak ku kenal di akun jejaring sosialmu.

Dan kembali sakit ini terasa didada, kali ini aku lari ke kamar mandi dan kubiarkan diriku menangis, ketika aku sudah tidak sanggup lagi menahan rasa ini.

Kejadian itu terulang terus, aku biarkan semua terjadi, hanya berharap kau menyadari sendiri, itu sangat menyakitiku.

Aku menunggumu di sini, untuk meninggalkan duniamu itu. Ataukah aku harus melakukan hal yang sama dan membuatmu merasakan hal yang sama?

Jangan biarkan aku melakukan itu sayang..sadarilah dan kembalilah kepadaku. Sadarlah dan kembalilah sebelum rasa sakit ini membunuhku. Dan air mataku kering akan sikapmu itu.

Aku mencintaimu melebihi semua wanita yang ada di akun jejaring sosialmu. Aku akan selalu menantikan waktu kau menyadari itu.

Setiap rasa didada itu muncul beserta air mata, bukan karena aku membencimu karena perbuatan yang kau lakukan. Karena aku merasa belum bisa menjadi yang terbaik untukmu, sehingga kau masih mencari cinta dari mereka dan aku merasa aku akan kehilanganmu setiap saat.

Jika aku masih kurang dalam mencintaimu, beritahu aku dan aku akan selalu berusaha jadi apa yang kamu mau. Aku pasti berusaha sesulit apapun itu.

Cintai aku kembali, seperti janji yang pernah kita ucapkan di depan Tuhan dan keluarga kita dulu. Ingatlah kembali cinta dimana cinta kita yang belum ternoda saat itu. Dan aku masih menunggumu menyadari itu.

4 thoughts on “S a d a r k a h

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s